3 Konsep Utama Dalam Membuat Website Responsive

Website responsive memiliki peranan penting dalam meningkatkan kenyamanan pengguna saat mereka mengakses website terutama melalui smartphone. Stastistik menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen pengguna internet mengakses sebuah website melalui smartphone. Website yang tidak didesain secara responsive, tampilannya tidak akan maksimal ketika di buka di smartphone. Disinilah pentingnya desain responsive.

Google sendiri juga sangat merekomendasikan desain web responsive. Website yang mempunyai mobile-friendly versi akan mendapat ranking yang lebih daripada yang tidak. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari kebutuhan pengguna akan akses website yang lebih ringan ketika menggunakan smartphone. Karena responsive desain akan mempengaruhi ranking website di search engine, penting bagi Anda untuk membuat web desain responsive agar traffic naik. Berikut caranya.

Langkah Dasar Membuat Website Responsive

Mengatur ulang skala halaman HTML

Untuk mengatur lebar viewport dari halaman web agar bisa sesuai dengan layar smartphone, Anda bisa mengatur ulang skala halaman HTML. Untuk mengetahui meta tag nya, Anda bisa browsing. Tapi perlu diperhatikan mungkin ada beberapa versi browser terutama versi lama yang tidak support dengan meta tag tertentu sehingga Anda harus mencari meta tag yang lain.

Menentukan Struktur HTML

Selanjutnya, Anda harus mengatur lebar dan tinggi header, footer, dan sidebar. Ukurannya harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Memerintahkan Browser dengan Media Query di CSS

Dalam membuat Media Query, hal yang diperhatikan adalah ukuran layar karena pengaturan akan tergantung pada ukuran layar. Jangan lupa untuk mengecek hasilnya setelah melakukan cara-cara di atas.

Itulah beberapa langkah dasar yang harus dilakukan untuk mengupgrade website agar menjadi responsive. Cukup simpel bukan? Intinya pengaturan ulang skala halaman HTML harus dilakukan dengan mengubah meta tag nya. Sebenarnya langkan-langkah ini bisa depelajari dengan cepat. Namun jika Anda tak punya waktu, bisa juga memakai jasa pembuatan website. Jadi Anda tidak perlu lagi repot-repot memahami meta tag yang diperlukan.

Tanpa desain responsive, tampilan website akan menjadi tidak proporsional ketika dibuka di layar atau perangkat yang lebih kecil. Bahkan beberapa fitur akan hilang. Tak hanya itu loading website pun akan cenderung lebih lama daripada ketika membukanya di PC atau laptop. Padahal banyak pengguna internet yang memilih menggunakan smartphone daripada perangkat yang lebih besar karena dirasa lebih praktis.

Langkah-langkah di atas akan membantu Anda untuk membuat website sendiri dengan desain responsive yang akan meningkatkan performa dan tampilan website di smartphone atau tablet. Anda juga bisa memakai jasa pembuatan website jika tidak ingin bersusah-payah membuat website responsive sendiri. Teknik desain ini memungkinkan tampilan website yang optimal ketika diakses di berbagai perangkat dengan ukuran layar yang lebih kecil.